MAKAN KURMA HUKUMNYA MUBAH | MuslimAfiyah

[Rubrik: Sekedar
Sharing]

Mengapa hukumnya
mubah? Karena kaidah asalnya

الأصل في الأطعمة والأشربة الإباحة

“Hukum asal makanan dan minuman adalah mubah”

Kurma termasuk
makanan sehinga hukum asalnya mubah?

Yang sunnah
adalah apabila kita makan sesuai dengan tatacara dan sifat yang disunnahkan

Misalnya:
makan kurma ketika berbuka puasa, maka ini sunnah

Makan kurma
ketika makan sahur, maka ini sunnah

Atau makan kurma
ajwa pada pagi hari sebanyak 7 butir agar terlindung dari racun dan sihiri pada
hari itu

Jadi yang sunnah
bukan makan kurmanya, tetapi apabila makan kurma sesuai tatacara, prosedur dan
sifat yang sesuai sunnah

Agar lebih
memahami kami beri contoh,

Tidur itu jelas
hukumnya mubah

Tetapi apabila
kita tidur, sesuai dengan tatacara dan sifat yang disunnahkan, maka inilah yang
sunnah

Misalnya:

Tidur di awal
malam setelah isya, ini hukumnya sunnah

Tidur di waktu
siang atau disebut dengan qailulah, ini hukumnya sunnah

Tidur di atas lambung kanan (menghadap tangan) dan menaruh tangan di atas pipi, ini hukumnya sunnah Semoga bisa memahami

penyusun: Raehanul Bahraen

artikel www.muslimafiyah.com



Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *