Masbuk Tidak Baca Al-Fatihah, Bagaimana?

TANYA: Jika orang yang masbuk tidak sempat membaca Al-Fatihah, bagaimana?

JAWAB: Dikutip dari rumahfiqih.com, membaca surat Al-Fatihah adalah rukun shalat. Dan kita tahu bahwa yang namanya rukun itu tidak boleh ditinggalkan. Dan meninggalkan salah satu rukun mengakibatkan ibadah itu menjadi tidak syah. Bahkan Rasulullah SAW bersabda,

”Tidak syah shalat seseorang bila tidak membaca fatihatul kitab (Al-Fatihah). (HR.Jamaah)

Tidak boleh shalat yang tidak membaca fatihatul kitab (Al-Fatihah). (HR Ibnu Khuzaemah dan Ibnu Hibban).

Namun dalam kasus makmum ikut imam yang tertinggal membaca surat Al-Fatihah, misalnya mendapati imam sedang ruku’, maka sebenarnya yang tertinggal bukan saja bacaan surat Al-Fatihah saja, tetapi juga takbiratul ihram.

Dan agar kita tidak semata-mata menggunakan pendekatan logika di dalam masalah shalat, marilah kita dengar sabda Rasulullah SAW dalam masalah ini.

Siapa yang masih sempat ruku’ bersama imam dalam shalat, maka dia mendapatkan shalat itu. (HR Bukhari dan Muslim).

Sehingga pertanyaan Anda terjawab dengan hadits shahih yang dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW sebagai nabi yang diutus untuk dijadikan penunjuk tata cara beribadah sudah menjelaskan bahwa bila makmum masih sempat melakukan ruku’ bersama imam, maka dia dianggap sudah mendapatkan rakaat itu. Sebaliknya, bila tidak sempat ruku’ bersama imam, maka dia tidak mendapatkan rakaat itu.

Ini adalah hadist yang menjelaskan secara sharih dan jelas sekali masalah ini. Sehingga ketentuan umum dari dua hadits di atas dikecualikan dengan hadits ini. []

The post Masbuk Tidak Baca Al-Fatihah, Bagaimana? appeared first on Islampos.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *