/Niat Puasa Senin Kamis, Tata Cara, Keutamaan dan Manfaatnya

Niat Puasa Senin Kamis, Tata Cara, Keutamaan dan Manfaatnya

puasa senin kamis
ilustrasi (pinterest)


Puasa Senin Kamis memiliki keutamaan istimewa dan manfaat luar biasa. Bagaimana tata cara dan niatnya serta apa saja keutamaan dan manfaatnya? Berikut ini pembahasannya.

Puasa Senin Kamis hukumnya sunnah. Dalam Fikih Manhaji ditegaskan, dalil sunnahnya puasa ini adalah berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha. Ia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu menjaga Puasa Senin dan Kamis. (HR. Tirmidzi dan Ahmad; shahih lighairihi)

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu memasukkan puasa ini dalam puasa sunah yang disepakati para ulama.

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis memiliki sejumlah keutamaan yang semestinya membuat kita lebih bersemangat untuk mengamalkannya. Berikut ini keutamaannya:

1. Rasulullah selalu mengerjakannya

Sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha di atas, Rasulullah senantiasa mengerjakan puasa ini. Beliau senantiasa menjaganya.

كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يَتَحَرَّى صَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu menjaga Puasa Senin Kamis. (HR. Tirmidzi dan Ahmad; shahih lighairihi)

2. Hari Senin adalah hari istimewa

Salah satu keutamaan puasa pada hari Senin adalah karena hari itu istimewa. Pada hari Senin Rasulullah dilahirkan dan pada hari Senin pula Rasulullah mendapatkan wahyu.

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

Nabi ditanya tentang puasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, “Itu adalah hari kelahiranku dan pada hari itu wahyu diturunkan kepadaku.” (HR. Muslim)

3. Amal diperlihatkan pada Senin dan Kamis

Pada hari Senin dan Kamis, amal-amal diperlihatkan/dilaporkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka betapa beruntungnya ketika saat itu seorang hamba sedang berpuasa.

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diperlihatkan saat aku berpuasa.” (HR. Tirmidzi; shahih lighairihi)

Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka Allah Azza wa Jalla pada hari itu mengampuni setiap orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, kecuali orang yang bermusuhan dengan saudaranya. Maka dikatakan, “Biarkan keduanya hingga berdamai, biarkan keduanya hingga berdamai.” (HR. Muslim)

4. Pintu surga dibuka

Pada hari Senin dan Kamis pula, pintu surga dibuka. Ini menunjukkan betapa mulianya hari itu dan betapa beruntungnya orang-orang yang berpuasa di dalamnya.

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu diampuni kecuali seseorang yang antara dirinya dengan saudaranya terdapat permusuhan.” (HR. Muslim)

Baca juga: Puasa Daud

Tata Cara Puasa Senin Kamis

Tata cara puasa Senin Kamis tidak berbeda dengan puasa pada umumnya, baik puasa Ramadhan maupun puasa sunnah lainnya. Yakni sebagai berikut:

1. Niat

Niat puasa Senin Kamis sebaiknya dilakukan di malam hari, sebelum terbit fajar. Namun karena ini adalah puasa sunnah, maka jika terlupa, boleh niat di pagi hari asalkan belum makan apa-apa dan tidak melakukan hal apapun yang membatalkan puasa.

2. Makan Sahur

Makan sahur merupakan salah satu sunnah puasa yang jika dilakukan akan mendapat pahala dan keberkahan. Namun jika tidak dilakukan, misalnya karena bangunnya terlambat, puasanya tetap sah.

3. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan

Yakni menahan diri dari makan, minum, berhubungan dengan istri dan hal-hal lainnya yang dapat membatalkan puasa. Waktunya dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Perlu juga menahan diri dari yang membatalkan pahala puasa. Antara lain bohong, ghibah, dan segala bentuk kemaksiatan. (Baca: Yang Membatalkan Pahala Puasa)

4. Berbuka

Buka puasa waktunya ketika matahari terbenam, yakni saat masuknya waktu sholat Maghrib. Menyegerakan buka puasa merupakan salah satu sunnah puasa.

Niat Puasa Senin Kamis

Di dalam hadits, tidak ditemukan bagaimana lafadz niat puasa Senin Kamis. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat beliau biasa mengerjakan amal dengan niat tanpa dilafalkan.

Dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu dijelaskan, semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Melafalkan niat bukanlah syarat, namun jumhur ulama berpendapat hukumnya sunnah dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat. Sedangkan menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak bersumber dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lafadz niat puasa Senin adalah sebagai berikut:

niat puasa senin kamis
Niat puasa hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya: saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala

Sedangkan lafadz niat puasa Kamis adalah sebagai berikut:

niat puasa kamis
Niat puasa hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya: saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala

Manfaat Puasa Senin Kamis

Syaikh Abdurrahman Al Juzairi dalam Fikih Empat Madzhab mengungkapkan: “Di antara puasa yang dianjurkan adalah puasa Senin Kamis. Banyak sekali faedah yang akan didapatkan oleh seseorang jika membiasakan diri melakukan puasa sunnah ini, terutama sekali bagi tubuhnya.”

Selain keutamaan dengan pahala luar biasa di atas, puasa
sunnah ini juga memiliki manfaat kesehatan yang banyak. Di antaranya adalah
sebagai berikut:

1. Meningkatkan metabolisme

Sejumlah penelitian menemukan bahwa puasa Senin Kamis
dapat meningkatkan metabolisme dengan menaikkan kadar neurotransmitter atau
epinefrin. Hal ini kemudian terbukti menurunkan berat badan.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Times of India menyebutkan, salah satu manfaat
puasa adalah bisa meningkatkan kesehatan jantung. Puasa dalam delapan pekan secara
bergantian dapat mengurangi kadar kolesterol “jahat” LDL sebesar 25
persen dan trigliserida darah sebesar 32 persen.

3. Mengontrol gula darah

Puasa dapat mengontrol gula darah yang bisa sangat
berguna bagi orang yang memiliki risiko diabetes. Berpuasa secara intermiten
jangka pendek bisa membantu turunkan kadar gula darah.

Bahkan sebuah penelitian yang dikutip Tirto.id menemukan
bahwa sebagian sampel berhasil menurunkan kadar gula darah dalam waktu singkat
semenjak berpuasa. Berpuasa dapat mengurangi kadar insulin dan sel glukosa
dalam darah bergerak secara aktif.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Jika kita lihat orang yang rajin puasa Senin Kamis jarang
sakit, itu sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan puasa membantu
kekebalan tubuh.

Manfaat ini sama dengan jenis diet Fasting Mimicking
Diet (FMD) karena pelakunya diminta untuk berpuasa di tengah-tengah bulan
selama lima hari sementara puasa Senin Kamis jika ditotal adalah 8 hari dalam
sebulan.

Demikian pembahasan dan panduan Puasa Senin Kamis, mulai keutamaan, tata cara, niat hingga manfaatnya. Semoga bermanfaat dan kita semua dimudahkan untuk mengamalkannya. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]

Sumber